what a day

hari ini capek banget
pagi-pagi udah ke akad nikahan andi, ketemu sama MI sama mbak en ples ponakannya. Terus nunggu sampe acara resepsinya sampe jam

Sebenernya banyak yang bisa diceritain hari ini. mulai dari miris pas liat akadnya *dalam hati gw kapan??* sampe setengah hari jalan2 makan2 sama tika

tapi semuanya ilang gara-gara inget dosennya pacarku.
rasanya kalo ketemu pengen tak lempar mukanya pake duit koin limaratusan yang kuning itu.
heran deh maunya apa. padahal cowokku ya nggak bego. kenapa sidang digagalin, revisi terus2an gak kelar2.

pas aku cerita ke bapak tentang sidangnya dan omongan dosennya, bapakku aja bilang dosen yang begitu bagusnya digampar aja *haghaghag..rupanya beliau ikut emoji*

tiap kali ketemu MI sama mbak en pasti ditanya gimana progres studi pacar. ya gitu jawabannya selalu sama. selalu molor. ditanya kapan nikah juga mana eike tau

MI sampe prihatin dan nggak abis pikir sama universitas dan dosen pacarku. tadi dia membuat sebuah poin bagus pas aku cerita kalo dosennya pacar lagi di rumahsakit. katanya: ya itu mungkin kan karna mempersulit mahasiswanya.

MI bilang, kemungkinan dosen pacarku emang sudah nggak suka sama sama pacarku jadi nggak dilulus2in. Menurutnya adalah hal yang aneh karna kalo dia meluluskan mahasiswa kan yang untung dia juga. Dan lagi, menurut MI, nggak ada yang namanya mahasiswa bodo,  dan skripsi itu juga nggak ada yang 100% sempurna. “Orang cuma skripsi aja kok dipersulit, itu kan aneh,” kata MI

Menurut MI, dan kalo dipikir-pikir bener juga, kelulusan pacarku ini adalah kunci dari banyak persoalanku, pacarku dan keluarga kita. Gimana enggak, mau ngapa-ngapain ya harus nunggu itu ijazah. buka buat cari kerja doang. tapi kelulusan itu kan bukti tanggung jawab terhadap orang tua yang bayarin, wujud bahwa seseorang mampu memenuhi komitmennya melalui berbagai tempaan dalam satu program.

apa sih yang dicari dari mempersulit kelulusan mahasiswa tua yang usahanya udah jungkir balik?nama besar kampus?kebanggaan bisa semena-mena sama anak didik?4 semester doang buat skripsi masih kurang?

almarhum dan almarhumah ikan mas koki. sudah beratus nyawa ikan mas koki melayang ditangan pacarku demi penelitiannya. rest in peace ya para carassius auratus

MI sampe bilang, makanya dosen di tempat itu kan hidupnya gitu-gitu aja. .suka nyiksa orang kali..

MI yang menurutku adalah dosen yang moderat dan helpful ini berpendapat sekarang permasalahannya adalah bukan pada cowokku dan skripsinya, tapi pada apa maunya dosen itu.
kalo emang semua ini disengaja sama tu dosen,brarti dia udah menahan roda perjalanan hidup pacarku, keluarganya, aku dan keluargaku.
moga-moda perbuatannya yang nggak pantas, ditukar sama tuhan dengan rejeki berlimpah buat pacarku setelah lulus.amienn

huhhhh dasar dosen rombeng!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s