kecewa buku murakami *ato penerbitnya ya?*

kecewa dengan novelnya haruki murakami yang kafka on the shore hikss…
bukan karna ceritanya sih..kalo ceritanya memang tetep okey walo agak beda dengan dua karya murakami yang pernah saya baca sebelumnya yaitu norwegian wood dan the wind-up bird chronicle. Novel kafka ini tetep diisi dengan percakapan-percakapan dan dialog antar tokoh yang ringan, simple, tapi bermakana dan menyenangkan. kadang juga lucu hahaha..

ini dia kafka on the shore yang udah cetak lama tapi baru bisa beli setelah menyelesaikan tesiiisss!!!hahahaha

sama seperti novel sebelumnya, nuansa pengaruh barat pada novelnya si murakami ini berasa banget. mulai dari musik klasik barat, pemikiran barat dan penulis barat semua tersirat di seluruh badan novel. cuma entah kenapa yang kafka ini memang ras-rasanya pas baca kok agak surem kayak pas saya membaca tulisan franz kafka yang judulnya metamorfosis, yang tentang kecoa itu. Rasanya kok franz kafka banget ini novel. bukan cuma karna nama tokoh utamanya kebetulan bernama kafka. agak-agak bingung penasaran dan mendebarkan tapi nggak selese-selese.

akhirnya sampe di ending novel juga alurnya berasa nggak konklusif dan kayak belum selesai, sama kayak pas saya baca norwegian wood. sampai akhir, saya masih belum menemukan kaitan antara nakata dan kafka. juga peran sakura dan ibu guru si nakata yang kayaknya tempelan doang. hoshino juga tiba-tiba aja muncul. beda sama norwegian wood yang tokoh-tokohnya menurut saya lebih jelas dan nyata perannya terhadap si tokoh utama. di novel ini lebih banyak tokoh terlibat dan semuanya serba metafora dan imajinatif.mungkin kalau saya belum pernah baca karya-karya murakami sebelumnya yang memang agak berbau rusia *menurut saya* saya nggak akan ngerti.

Ya biarpun ‘agak beda’, tapi sama seperti novel murakami yang lain, secara keseluruhan novel yang ini juga tidak mengecewakan saya. juga nggak lepas dari paragraf-paragraf yang agak mesum. yang jelas dialog-dialog tokoh dan penggambaran karakter utamanya cukup memuaskan, meski kalau di satukan dalam satu kesatuan cerita jadi kayak ada yang kurang.

tapi mungkin ketidak mengertian saya akan konklusi novel ini disebabkan oleh ini!!!!!!

look closely to this picture.halamannya bolong2.blank pages: 540-541;544-545;548-549;552-553;556-557;560-561;564-565;568-569 buku berakhir pada halaman 597!!

Liat aja, buku yang saya beli dari gramedia, yang cetakan alvabet sastra ini pada ilang2 halamannya. too many blank pages in the last chapter of this book..
Mau protes gimana, soalnya belinya udah dua minggu lalu. baru sempat dibaca tiga hari lalu dan nggak ngebolak-balik halamannya. mo protes ke alvabet kok males *hehehe* akhirnya menggerutu aja dalam hati. mungkin nanti saya akan menelepon. tapi untuk apa?untuk minta ganti buku?kalo di tuker tempatnya jauh, kalo di gramed struknya dah ilang. kalo ke alvabetnya jauh bener di tangerang arrggggghhhhh…

ini adalah pengalaman pertama aku membeli novel ilang-ilang halamannya begini. besok lagi kalo aku beli mo tak buka aja plastiknya depan kasir.trus aku bolak-balik ngecek dulu, biar kalo ada blank pages bisa di tuker.
beuh..kalo gini kan jadi nggak ngerti siapa si johny walker ato kolonel sanders itu. kan ada di halaman2 yang blank ituuuu :((((

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s