seandainya saya punya unsur Y di kromosom

seandainya saya dilahirkan dengan kromosom XY saya akan jadi lelaki. kalau jadi lelaki saya akan bebas menentukan langkah dan hidup saya sendiri.

seandainya saya lelaki saya sudah pasti bisa memperjuangkan obsesi-obsesi yang sangat lelaki. beli motor diusia 25 menikah di usia 27. istri saya harus cantik dan pintar. punya mobil diusia 35 tahun. melunasi cicilan rumah di usia 40 tahun

kalau saja saya lelaki. saya tidak akan menyesal punya pendidikan  tinggi dan ingin lebih tinggi lagi tanpa merasa takut. sebagai lelaki saya tidak akan perlu takut mempunyai pikiran bahwa semakin tinggi pendidikan, semakin luas pengalaman dan semakin tinggi karir, wawasan saya akan jadi semakin terbuka, semakin penuntut, semakin mengerti metode berpikir abduksi,induksi atau deduksi, semakin tidak bisa ditipu dan semakin berani mengemukakan pendapat. dan tentunya saya tidak akan takut menjadi salah satu parasit lajang. 

sebagai lelaki, perempuan jatuh cinta kepada saya. mudah saja memerangkap perempuan. beri perhatian,jual mahal sedikit,lalu tarik ulur. semua ada tak-tik dan strateginya. tidak sulit . saya butuh perempuan pintar,tapi tidak perlu bergelar Ph.D. cukup yang menurut saya cantik dan seksi,bisa diajak ngobrol,nyambung dan lucu.

Perempuan berpendidikan tinggi atau banyak pengalaman dan berpangkat tinggi terlalu banyak bicara dan tidak bisa diatur. mereka lancang dan banyak maunya.mereka menakutkan, apalagi yang punya banyak sahabat,teman,fans,penggemar,atau bahkan punya stalker. itu sedikit membanggakan tapi lebih banyak mengintimidasi. mereka sibuk dengan dirinya. jadi mana sempat mengurus saya.

kalau saja saya lelaki tidak ada lelaki yang melihat saya lurus kearah dada saya tepat beberapa detik setelah berkenalan. 

kalau saya lelaki,tentu lelaki tidak berminat mencolek  saya disekitar pinggang,atau sering-sering memuji dengan cara menepukkan tangan ke bahu atau ke punggung saya.

saya juga tidak perlu menghabiskan uang jutaan untuk produk kecantikan atau pelangsing dan pemutih kulit. 

kalau saya lelaki,suara saya tentu lebih terdengar. di rapat atau di musyawarah apapun tanpa terkesan histeris,emosional dan mencolok. di rapat lelaki menjerit,berteriak persetan di depan muka pimpinan dan menggebrak meja. itu tidak emosional dan histeris. itu reflek.

dengan logika,saya bisa mengambil keputusan tanpa gangguan emosi. saya tidak akan dihinggapi rasa tidak pede,rasa sensitif dan tersinggung berlebihan. saya akan konsentrasi bekerja tanpa dibayangi wajah anak-anak saya dan khawatir suami selingkuh.

logika membuat saya tidak larut dalam satu perkara dan membuat saya down. saya bisa mencapai puncak karir saya tanpa gangguan. karna saya yang menentukan semuanya. saya menetukan istri yang saya pilih, pekerjaan yang saya mau, dan semuanya saya yang bertanggung jawab mengendalikan.

ah ya seandainya..

tapi saya tidak memiliki unsur Y dalam kromosom.

ungkapan what man can do woman can do better sepertinya hanya delusi para feminis garis keras. mungkin harusnya what man can do woman (maybe) can do better. tapi nggak tau juga ding.

saya sangat menikmati keistimewaan perempuan kok.

saya hanya galau kalau melihat banyaknya masalah yang dihadapi perempuan. ambiguitas perempuan yang ingin kesetaraan gender tapi bediri di busway atau kereta ngeluh. atau ambiguitas perempuan yang ingin ditinggikan martabatnya tapi sengaja memakai baju berbelahan dada rendah dan rok mini dibelah tengah sementara perempuan-perempuan lain lebih menyukai intelektualitas dan mulai menyadari inner beauty.

ah nggak tau. saya bukan expert dibidang itu. mungkin kalo dihubungkan dengan konstruksi media, baru bisa saya bongkar tapi akan menjadi sangat komunikasi, sangat panjang dan membosankan.


nggak logis?

kan kata laki-laki perempuan memang gak logis dan nggak perlu logis 🙂

i’ve seen it all

Hari ini saya lagi gloomy. gara-gara liat ramalan bintang gemini taun 2011 yang bilang kalo karir para gemini akan stagnan dan up and down disitu situ saja *sigh*
sudah saya coba untuk membangkitkan mood dengan MV 2PM i’ll be back, tapi tetep aja gloomy. akhirnya saya putar lagu-lagu sigur ros sekalian aja yang lebih pas dengan suasana hari yang gloom…yang judulnya samskeyti cocok banget untuk musik pengiring bunuh diri hyahahahahaha

tapi tiba-tiba diantara selipan lagu sigur ros, ada lagu duetnya bjork sama thom yorke yang menyayat hati. judulnya i’ve seen it all. it’s been my favourite since i was in junior highschool. baru paham maknanya pas sekarang-sekarang.

“I’ve Seen It All”

I’ve seen it all, I have seen the trees,
I’ve seen the willow leaves dancing in the breeze
I’ve seen a man killed by his best friend,
And lives that were over before they were spent.
I’ve seen what I was – I know what I’ll be
I’ve seen it all – there is no more to see!

You haven’t seen elephants, kings or Peru!
I’m happy to say I had better to do
What about China? Have you seen the Great Wall?
All walls are great, if the roof doesn’t fall!

And the man you will marry?
The home you will share?
To be honest, I really don’t care…

You’ve never been to Niagara Falls?
I have seen water, its water, that’s all…
The Eiffel Tower, the Empire State?
My pulse was as high on my very first date!
Your grandson’s hand as he plays with your hair?
To be honest, I really don’t care…

I’ve seen it all, I’ve seen the dark
I’ve seen the brightness in one little spark.
I’ve seen what I chose and I’ve seen what I need,
And that is enough, to want more would be greed.
I’ve seen what I was and I know what I’ll be
I’ve seen it all – there is no more to see!

You’ve seen it all and all you have seen
You can always review on your own little screen
The light and the dark, the big and the small
Just keep in mind – you need no more at all
You’ve seen what you were and know what you’ll be
You’ve seen it all – there is no more to see!

bjork n thom yorke dalam i’ve seen it all selalu bikin merindiing. taken from http://www.ratedesi.com

kayaknya lagu ini mengajarkan banyak hal yang bersifat filosofis deh. semacam kosong adalah isi, isi adalah kosong. kalo lagu ini dikorelasikan dengan keinginan saya yang macem-macem, keinginan berkarier yang aneh-aneh sebenarnya cocok. cocok untuk memupus rasa kurang puas dan rasa menuntut pada diri sendiri ingin ini ingin itu.

all walls are great if the roof doesn’t fall..
niagara..i’ve seen water, it’s water that’s all

sama kayak filosofi babe-ku
kenapa orang pada gila sama duit. duit kan cuma kertas yang digambari.
kenapa orang pengen beli mobil bagus dan mahal. dasarnya itu cuma kaleng yang bisa jalan..

i wish if life is just that simple..but than i thinking again..yes, life is just that simple.

sama seperti yang bjork dan thom yorke bilang. kita harus melihat hakekat apa yang kita ingin, apa yang kita punya, apa yang kita lihat ..semua pada dasarnya mempunyai substansi yang sama, hanya kita yang harus pintar memainkan persepsi..

cukupkan apa yang kita punya,
You’ve seen it all and all you have seen
You can always review on your own little screen
The light and the dark, the big and the small

and finally… And that is enough, to want more would be greed…

awal minggu yang bagus

Minggu pertama bulan agustus ini saya awali dengan menyenangkan. Pada hari Minggu, saya masih di jogja. Bangun pagi sekali untuk ikut lari pagi *ngapelin sih tepatnya* di komplek pacar saya. Kebetulan di kompleks tempat pacar saya tinggal, hari minggu umumnya memang diselenggarakan lari pagi.

Nah kebetulan, minggu pagi kemarin adalah hari minggu tanggal pertama di bulan agustus. Makanya di hari minggu itu secara special, kompleknya mengadakan beberapa lomba sekaligus yaitu lomba baca puisi dan lomba masak. Cukup menyenangkan. Sebelumnya diadakan terlebih dahulu senam pagi bersama yang instrukturnya adalah nenek yang bersemangat. Digang-gang kompleks ada beberapa penghuni perumahan yang ikut jualan makanan dan lain sebagainya. pokoknya bazar kecil-kecilan lah

Keliatan gak sih nomernya?
gak bisa dikasih caption karna terlalu panjang. Jadi di sini aja keterangannya

1) Pacarku waktu baca puisi, pahlawan tak di kenal. Terbaring tapi bukan tidurrr sayang…haha
2)The Judgdes, good job, i like it! kekeke
3)Senam pagi yang diikuti ibu-ibu dan bapak-bapak kompleks
4) Nasi goreng bikinan deni yang gurihnya mungkin dari keringat yang bertetesan waktu ngipasin anglo
5)Adek-adek Duo MC bukan “shinta dan jojo keong racun” yang berusaha menghidupkan suasana
6)AJ membacakan puisi Diponegorrooo…terrrrjaangggg!!!
7)Kameramen dadakan yang tidak kunjung mengupload video AJ baca puisi
8)Nasi bungkus gratis yang dibagiin.

Sayang gak dapet doorprize dan gagal memfoto mbak2 organ tunggal yang seksi

Lanjuuuttt..
Setelah pulang ke jakarta, minggu yang bagus diawali dengan teraturnya saya tidaur, makan dan bekerja. Mungkin ini adalah silogisme yang aneh, tapi bagi saya it’s works –> sebagai gemini, mantan reporter dan alumni mahasiswa pasca sarjana yang banyak tugas dan biasa tidur jam tiga pagi= tidak suka rutinitas.

Tapi sejak hari senin, saya yang biasanya nggak suka sesuatu yang rutin mulai bisa senang bisa memulai suatu kebiasaan rutin yang bagus. Hari senin saya sudah mencuci baju-baju yang saya gunakan sabtu-minggu dan senin. Padahal dulu waktu jadi reporter atau pas jadi mahasiswa-pasca-banyak-tugas paling cepat saya mencuci adalah setelah 3 minggu atau setelah saya kehabisan pakaian dalam *pakaian dalam saya banyak*

Jam tidur saya, dulunya minimal adalah jam 2 pagi dan mandi seringnya hanya pagi aja, karna pulang biasanya udah jam 9 malam. Sekarang, begitu pulang kantor saya langsung mandi, istirahat sebentar, masak nasi, makan, bersenang-senang apapun itu, terus ngantuk. Minggu ini saya tidur paling malam jam 23.30 hahahahah.

Dan yang paling saya suka adalah mulai minggu ini tiap saya pulang kantor, selepas magrib saya selalu masak nasi. Saya hanya beli lauk. Dan efeknya, di pagi hari, nasi yang masih bagus itu bisa saya bawa ke kantor untuk sarapan dengan cukup membeli lauk saja. Hahahahaha….

sarapan pagi ini. nasi lauk balado kentang udang telur puyuh. sehat dan hemat

Minggu ini juga saya mengerjakan pekerjaan kantor cukup OK. Dalam satu hari saya bisa mengerjakan 3-5 terjemahan artikel. Dulu pas masih tesis, mengerjakan 1 aja pikiran terpecah kemana-mana hahahahah. Dan tadi pagi pun saya bisa bangun pagi, memberesi kamar sebelum berangkat kantor dan memastikan semua dalam keadaan rapih. Wooww..Sungguh prestasi hebat untuk saya yang waktu jadi reporter atau mahasiswa-pasca-banyak-tugas selalu kayak kandang ayam kamarnya *soalnya pulang udah capek, pengen tidur hahahaha –alasan.com–*

Tapi ada satu yang hari ini tidak saya suka. Saya gagal naik busway sebelum jam 7 karna kelamaan dandan, nyetrika dan nyiapin bekel sarapan harrrggghhhhhh…Tapi gak papa deng, besok bisa lebih pagi lagi siap-siapnya. Tapi sebagai balasan atas kerajinan saya minggu ini, saya mendapatkan iniiiiiii………..hahahaha

yihhaaaa!!!dapet koin 1000-an yang baru kembalian mbak2 busway hahahaha…bagus. kayak koin duit luar negri yang aku kumpulin tiap bapak dinas luar negri

Ah, saya sih pada dasarnya memang dilahirkan tidak bisa stick pada rutinitas. Kita lihat saja, apakah dengan profesi saya sebagai civil servant ini bisa membuat saya bisa bertahan hidup rutin dan teratur sehingga hidup saya lebih baik. Wahahahah…*preetttttt*

smile :)

Secret smile by semisonic


Nobody knows it but you’ve got a secret smile
And you use it only for me
Nobody knows it but you’ve got a secret smile
And you use it only for me

So use it and prove it
Remove this whirling sadness
I’m losing, I’m bluesing
But you can save me from madness

Nobody knows it but you’ve got a secret smile
And you use it only for me
Nobody knows it but you’ve got a secret smile
And you use it only for me

So save me I’m waiting
I’m needing, hear me pleading
And soothe me, improve me
I’m grieving, I’m barely believing now, now

When you are flying around and around the world
And I’m lying alonely
I know there’s something sacred and free reserved
And received by me only

lagu ini selalu mengingatkan aku pada pacarku yang wow magic. hahahaha..my boyfriend is amazingly miraculous..with him everything seems will be just fine nomatter how. banyak sih kekurangannya, tapi karna memang orangnya menakjubkan dan membawa keajaiban dalam hidup saya, maka kelebihannya jauh lebih dominan *tentu saja perkataan ini karena saya jatuhcinta padanya hahahaha*

ah, kalo dalam kehidupan nyata, mungkin saya yang flying around the world tapi tentu bukan dia yang feeling lonely, tapi saya hahahahah. nyebelin dan geje banget tapi ngangenin setengah mati. tiada hari tanpa mukanya sliweran di hari-hari sibuk saya *sibukkkk???hahaha*

untung ada teknologi komunikasi yang sangat membantu. mendengar suaranya setiap hari kayak minum aqua dingin setelah dua hari dua malam nggak ketemu air sama sekali.kalo udah ketemu terus liat senyumnya sama gayanya yang kadang childish itu hewwww…kayak apa yaa rasanya, kayak makan permen kapas kesukaannku hahahaha ringan manis dan melayanggg…i luv him just sooo much. every single thing in him ahiakzzz

someday, i’ll wrap up and ended all this unknown ending flying around just to be with you every moment ^^

sabtu-minggu lumayan

bertekad untuk tidak mengulangi sabtu minggu ngelangut yang penuh pemborosan di jakarta, akhirnya akhir pekan ini saya putuskan untuk pulang ke jogja. Tapi, unlike the other experiences, kepulangan kemarin bener2 penuh dengan rentetan kejadian-kejadian tidak menyenangkan..

dimulai dengan tidak bisa dicasnya hape beyod B71 bekas milik babeh kebanggaan saya.sampe kemringet ngecas tu hape. udah diongklek-ongklek tetep nggak bisa. ternyata harus dijungkir ngecasnya. walhasil mending pinjem charger nokia aja sama mbak demas. akhirnya saya putuskan untuk bawa komunikator aja, walo ngedropan tapi yang penting nyala. berhubung lama gak dipake jadi harus dicas dulu.

jam menunjukkan stengah 7 malem. doh, gara2 kelamaan ngurus hape beyond jadi lupa mandi. setelah nencepin komunikator dan memastikan beyond ngecas, akhirnya saya memutuskan untuk mandi. pas mo mandi di bawah, pas buka pintu ternyata ada pakde lagi jongkok dipojokan kamar mandi huwaaaa..untung nggak liat. doh..setelah saling meminta maaf dengan canggung akhirnya saya memilih untuk mandi diatas aja. eh belom sampe atas malah mati lampu. sial.

nggak ada orang di bawah, lilin udah entah dimana naroknya. akhirnya gagap naik keatas minjem hape kak nova buat nerangin kamar. dengan tergagap2 meraba-raba apa aja yang tadinya mau dibawa pulang tapi belom dimasukin tas.udah hawanya panas, gelap, buru-buru baju yang mau dipake nggak keliatan bikin saya marah-marah sambil nendangin kardus *emosiii jiwaaa*

udah gitu begitu keluar rumah, peralatan perang *pelembab,bedak,lipgloss,blush-on* lupa dibawa. balik lagi.pas udah sampe jalan depan gang baru inget jam tangan digeletekin dirak sepatu depan kamar. mo tak tinggal aja takut ilang. gimana yang dirak sepatu melenggang bebas?galon aqua ditinggal sehari diluar kamar aja abis ilang setengah isinya..balik lagi demi jam kesayangan babe yang dibeli di jerman..hadooh capek.

keringat bercucuran karna pulang kantor langsung cari tiket, pulang, sampai kost langsung nguthek-uthek hape dan belom jadi mandi. jam udah 19.05 padahal kreta berangkat jam 19.30. doh naik angkot P17 takutnya jumat gitu macet di depan depkeu sampe belikan senen. akhirnya naik abang ojek deh.

sampe senen jam 19.20 *maklum walo deket, traffick ligt senen lamanya nggak tanggung2 kalo merah, detikan itung mundur di trafficlight bisa mulai dari detik ke 420 countdownnya*. lari-lari, laper belom makan..eh..minimarket penuh bener. pas sampe depan jalur 3..buset itu orang banyak bener…

stasiun senen yang biasanya ngak penuh2 amat mendadak kayak mo pada pulang mudik.calon penumpangnya berjubel bener

usut punya usut, ternyata keretanya pada telah. hadooooohhh…tiba2 dikeramaian orang terlihat sosok imyut nan ganteng yang familier.halah, ternyata si okii. hahaha. mumpung ketemu langsung aja saya ngomel2 curhat keteidak berumtungan tentang hape dan mati lampu hahahaha. sebagai imbal baliknya oki cerita kalo argo apa gitu anjlok dimanggarai. mangkanya yang lewat gambir semua pada dialihin ke senen. oh mai gat *batin saya* terus aku jam berapa nih.

akhirnya say bye to oki yang kayaknya lagi otw mau pacaran ke bandung. tanya sama bapak2 petugas halo-halo kereta yang lagi bete karna mungkin saya adalah orang yang ke sekian ratus nanya dan dia jawab dengan kata:sabar ya bu. ya sudah. argo-argo aja belom lewat. pasti lah ini keretaku masih lama. terus saya manyun dan bete karna badan rasanya kayak diguyur minyak campur kecap asin. tambah lagi mengingat kamar yang acak2an akibat saya menggagap-gagap dalam kegelapan dan menendangi kardus karna emosi jiwa sesaat haghaghag…

akhirnya saya putuskan untuk mengecas komunikator dulu. terus telpon babeh sambil ngomel2 *hahahaha i was so annoying*. terus saya membeli sabun seadanya *untung ada lux batang*. akhirnya saya memilih untuk ke kamar mandi umum. setelah intap-intip celingak celinguk kanan kiri atas bawah..ahh kayaknya nggak ada hidden camera, akhirnya saya buka baju dan mandi nyahahahahah..

Setelah mandi, rasanya seger banget kayak abis nyemplung di bak mandi setelah kena panas sehari hahahah. akhirnya menungu dan menunggu, mo poto-poto orang hape kamera ngak bisa di cas. pas komunikator nyala, langsung hubungi pacar lewat inbok fb buwat minta jemput. terus sms-an sama mami sambil curhat *lagi*. agak terhibur pas ngeliat 4 anak muda yang terlihat seperti mahasiswa makan nasi bungkus satu buat berempat sambil bahagia *padahal muke2nya muke anak orangkaya* lucu juga.

akhirnya ada pengumuman kalo kereta senja jogja akan datang jam 21.13 dan langsung berangkat. hadooohh akhirnya..setelah berdesak-desakan dengan serombongan anak-anak muda lain yang berisik dan sungguh anak gaul jakarte mau liburan ke jogje yang letaknye ade di jawe, akhirnya berhasil masuk kereta dan duduk dengan enak. sisanya udah nggak inget lagi tau-tau sampe jogja hahaha. belom pernah naek kereta setidur ini.

dan tidak ada yang bisa mengalahkan senangnya melihat ini!!!!!!

muka pacarku dari sepion. nggak jelas karna ngotot gakmau dipoto kekekek

walopun harus pake acara bocor ban segala, nggak masalah. total perjalanan 12 jam lebih aja tahan, apalagi cuma ban bocor gyahahahah…sisanya ya happy story.apalagi dicariin tiket dan hapeku dibenerin. untung chargernya aja yang rusak he2..makasih ya bebiiihhh

don’t judge the book from it’s cover

Copy-an dari blog lama pas masih jadi reporter dulu, di post kembali dengan alasan biar blognya cepet penuh haghaghag

Don’t judge the books from its cover
Kata siapa?

Kalo dalam ilmu komunikasi dimana semua tanda bisa disemiotikkan, dimana semua atribut adalah sekaligus lambang, kayaknya kok agak susah ya nggak ngejudge orang dari covernya, walo aku sendiri nggak pernah ngejudge orang dari covernya tapi justru sering dijudge karena penampilanku sendiri.

Jujur deh, nggak ada lho manusia di dunia ini yang nggak ngeliat orang dari penampilannya dulu. Nggak mungkin orang nggak ngeliat orang lain dari penampilannya. Karena uda jelas!
dengan ngeliat atribut dan penampilan seseorang, kita bisa menempatkan diri biar sejajar atau kalo nggak empati ya simpati lah sama tu orang. Yea nggak mungkin aja kan kita ngomongin tentang dewi persik+saiful jamil sama orang yang baru aja kita temuin 5 menit lalu padahal dandanan orang itu: celana pipa ketat, kaos item belel ketat bladus hampir bolong, piercing dimana2, tato all over body, dan rambut merah ijo kuning di mohawk, muka ngajak berantem (walo aslinya ternyata ni orang ngefans abis ama saiful jamil misalnya).

Jaman kuliah aja juga gitu. Nggak tau ya, kalo yang lain gimana, tapi kalo aku, pas lagi bimbingan skripsi smpe berani pake sandal jepit, celana bolong pas di dengkul..ih boro2 dilirik, uda sukur skripsi nggak disobek2.

kalo mo hidup di masyarakat umum emang susah siy untuk nggk meduliin penampilan, kecuali kalo kita emang cuek2 banget. Atau emang sengaja make baju ato atribut aneh2 buat mengekspresikan diri. Faktanya, orang2 yg sengaja dandan aneh buat bukti eksistensinya pasti lebih suka di judge dari covernya, walo mereka pasti ngomel2 kalo orang2 salah ngejudge. Dandan ala harajuku misalnya. Dalam hati dia uda ngerasa modis banget, tapi kalo yang nggak tau kan..ih ya ampun mbaknya norak banget, nggak malu ya dandan kayak ondel2..

Taken from http://www.lolasurbanvintage.com/blog. hanya dan hanya cocok dipake di jepang dan acara cosplay.tapi ada teman saya yang nekat memakai di kehidupan sehari-hari. untung putih dan cantek juga cuwek bin Pe-De. jika tidak punya salah satu dari kriteria tersebut, mending reconsider lagi deh.

Ngeliat dari cover itu bukan berarti penampilan fisik doang lho. Bukan berarti merek baju apa yang kita pake, parfumnya harganya berapa,potongan rambutnya gimana dll (walo faktor2 ini biasanya yang jadi main things when we judge someone else).
Cover itu bisa dari attitude-nya, cara pandang matanya, ke-PD-anya, cara sosialisasinya dll.

Makanya kadang suka kasihan gitu sama orang2 yang suka diremehin gara2 penampilannya ngegembel padahal sebenarnya dia itu bukan gembel sama sekali, dan dia bukan berniat tampil gembel untuk mengekspresikan diri, dia hanya nggak tau bagaimana dandan biar nggak keliatan gembel karena dari sononya mukanya emang gembel.

Kadang kasihan juga sama orang yang misalnya: mukanya gembel tapi ngotot banget pengen tampil bling2..
walhasil malah keliatan maksa dan mengenaskan. Nggak tega siy ngasih contohnya, tapi gpp juga kok. Kalo untuk yang ini aku mendukungnya. Asal nggak gnggu orang lain aja nggak masalah. Soalnya kadang2 ada orang yang asal dirinya nyaman nggak masalah, padahal orang lain yang liat udah silau dan gatel banget pengen komentar misalnya. Yea asal nggak kelewatan siy it’s Okey. Go for it!!!
basicnya aku ngedukung semua orang aneh di dunia ini.

Back to the topic..
Emang siy kadang aku dandannya ngegembel walo muka (semoga aja) nggak gembel. Tapi kemaren pas aku lagi dikantor. Tiba2 temenku bilang kalo aku dapet salam dari tukang burjo (aku uda beberapa kali beli di t4 ni orang dan emang tukang burjonya rada kecentilan). Kata tukang burjonya gini niy..
Tukang burjo: Mbak2 temennya yang cakep itu mana ( maap..tp yg dia maksud adalah aku lho he2)
Temenku: Oh, dia masi di kantor mas
Tukang burjo: emang mbak2 ini pada kerja dimana siy, sales ya? sales apa?
Temenku: dengan sedikit ngakak dan rada dongkol juga dia menjelaskan pekerjaan kami sebagai reporter yang (harusnya) mulia itu..Begonya lagi, tukang burjonya nggak tau apa itu reporter.
Eh pas besoknya ke tempat itu lagi, pas kita malem2 beli burjo si tukang burjo malah bilang emang di toko mana sih kok sampe malem?buset deh!

Yea, secara kalo aku berangkat ke kantor pake tas ransel, trus ngepit tas kertas di pundak kanan, plus sandal jepitan..yah wajar lah dikira sales he2.

Katanya siy, wartawan ekonomi itu modis2,wah2..emang bener siy. Kalo katanya wartawan identik dengan backpack, kumel dan nggak mandi, salah banget itu.
Untung belakangan aku sadar kalo mo wwncr narasumber yg mayoritas emiten, dan pengusaha dll itu nggak boleh ngegembel.
Karena dulu pas magang juga pernah wwncr orng penting dan aku dikira masih SMP!!!padahal udah semester 10!!
Udah gitu, pas bimbingan skripsi, dan pendadaran, dengan wajah smiley plus hobi ketawaku, aku dikira nggak serius dan ngeremehin dosen coba!!!sumpah pak bukan itu maksud saya..

oh ya, bukannya aku suka ngejudge penampilan orang lain tapi aku pernah sekali salah menginterpretasikan seseorang. Pas itu di kantor aku ma temenku laper banget, dia bilang nitip OB aja.
Eh ada mas2 berdiri di situ, langsung aja aku bilang ma temenku, eh itu ada OB.
Pas aja aku mo manggil, temenku langsung buru2 bilang jangan!!!
ada apa gerangan..ternyata mas2 yg mukanya mirip OB dan dandan juga nggak jauh beda dari OB itu adalah: Fotografer di kantor kita.Profesional lagi..Ya allah..ya allah..
untung banget belom tereak: Mas titip pecel ayam 1 ama tempe 2 dibungkus ya!!
duh bisa kasus kalo sampe kejadian. Tapi bisa jadi kejadian sebaliknya terjadi, mas itu yang belom kenal aku juga ngira aku sejenis OB he2. Untung di kantor cuma ada OB gak ada OG he2,,

Tapi sebaliknya, aku ngeliat pembantunya ibu kost-ku dulu..
ya ampun cantik lho..masih 17 tahun, baru lulus SMP,mana putih, seger pula, modis, khas orang bogor..pokoknya anak gaul masa kini deh..
kalo orang2 ngeliat pasti uda dikira anaknya bu kost deh secara bu kost kaya abis..dibanding dengan anak2 kostnya yang kumel2 abis he2..
jauh deh…
Kalo dari fisik si nggak ketahuan kalo dia itu pembantu, baru ketahuan kalo udah ngomong.
Jadi luar itu penting, tapi dalem juga lebih penting. Tapi ya gitu,kalo luarnya aja udah bikin males, gimana orang mo ngenal ampe ke dalem2..ya toh..
Tapi ya gitu deh, aku tau penampilan itu penting, tapi all i can do ya sebatas yang aku mampu. Yea minimal mandi itu wajib lah..wangi itu harus lah..nyisir itu penting lah..
Tapi sandal jepit…duh susah deh kayaknya..
pengennya just be my self, tapi kok orang2 suka salah persepsi..
Lagian kalo hidup seenak perutnya sendiri kok ya kadang nggak enak juga, secara kita hidup di masyarakat umum..tapi kalo diatur ini itu juga gerah…

ah susah memang jadi manusia..

what a day

hari ini capek banget
pagi-pagi udah ke akad nikahan andi, ketemu sama MI sama mbak en ples ponakannya. Terus nunggu sampe acara resepsinya sampe jam

Sebenernya banyak yang bisa diceritain hari ini. mulai dari miris pas liat akadnya *dalam hati gw kapan??* sampe setengah hari jalan2 makan2 sama tika

tapi semuanya ilang gara-gara inget dosennya pacarku.
rasanya kalo ketemu pengen tak lempar mukanya pake duit koin limaratusan yang kuning itu.
heran deh maunya apa. padahal cowokku ya nggak bego. kenapa sidang digagalin, revisi terus2an gak kelar2.

pas aku cerita ke bapak tentang sidangnya dan omongan dosennya, bapakku aja bilang dosen yang begitu bagusnya digampar aja *haghaghag..rupanya beliau ikut emoji*

tiap kali ketemu MI sama mbak en pasti ditanya gimana progres studi pacar. ya gitu jawabannya selalu sama. selalu molor. ditanya kapan nikah juga mana eike tau

MI sampe prihatin dan nggak abis pikir sama universitas dan dosen pacarku. tadi dia membuat sebuah poin bagus pas aku cerita kalo dosennya pacar lagi di rumahsakit. katanya: ya itu mungkin kan karna mempersulit mahasiswanya.

MI bilang, kemungkinan dosen pacarku emang sudah nggak suka sama sama pacarku jadi nggak dilulus2in. Menurutnya adalah hal yang aneh karna kalo dia meluluskan mahasiswa kan yang untung dia juga. Dan lagi, menurut MI, nggak ada yang namanya mahasiswa bodo,  dan skripsi itu juga nggak ada yang 100% sempurna. “Orang cuma skripsi aja kok dipersulit, itu kan aneh,” kata MI

Menurut MI, dan kalo dipikir-pikir bener juga, kelulusan pacarku ini adalah kunci dari banyak persoalanku, pacarku dan keluarga kita. Gimana enggak, mau ngapa-ngapain ya harus nunggu itu ijazah. buka buat cari kerja doang. tapi kelulusan itu kan bukti tanggung jawab terhadap orang tua yang bayarin, wujud bahwa seseorang mampu memenuhi komitmennya melalui berbagai tempaan dalam satu program.

apa sih yang dicari dari mempersulit kelulusan mahasiswa tua yang usahanya udah jungkir balik?nama besar kampus?kebanggaan bisa semena-mena sama anak didik?4 semester doang buat skripsi masih kurang?

almarhum dan almarhumah ikan mas koki. sudah beratus nyawa ikan mas koki melayang ditangan pacarku demi penelitiannya. rest in peace ya para carassius auratus

MI sampe bilang, makanya dosen di tempat itu kan hidupnya gitu-gitu aja. .suka nyiksa orang kali..

MI yang menurutku adalah dosen yang moderat dan helpful ini berpendapat sekarang permasalahannya adalah bukan pada cowokku dan skripsinya, tapi pada apa maunya dosen itu.
kalo emang semua ini disengaja sama tu dosen,brarti dia udah menahan roda perjalanan hidup pacarku, keluarganya, aku dan keluargaku.
moga-moda perbuatannya yang nggak pantas, ditukar sama tuhan dengan rejeki berlimpah buat pacarku setelah lulus.amienn

huhhhh dasar dosen rombeng!