Surem kah?

Kalau setiap bulan kinerja dan progress hidup saya dinilai, sepertinya pada bulan pertama tahun 2011 ini raport saya akan kebakaran. sampai dipertengahan bulan ini saya masih bengong aja tiap hari. Padahal biasanya dalam setiap tahun, bulan pertama adalah saat saya membuat rencana, resolusi dan target yang akan saya capai selama setahun, dan biasanya saya revisi di bulan ulang tahun saya yaitu juni.

Sepertinya memang saya mengalami kemunduran. baik itu pemikiran, motivasi maupun harapan penghidupan yang lebih baik. Biasanya saya akan menyalahkan status ke-PNS-an saya yang seringnya saya sinonimkan dengan ledha-ledhe dan lemah motivasi karena belenggu jenjang urut kacang. tahun pertama menjadi PNS tahun 2010 lalu sepertinya masih belum berasa, karena saya melewatkan 7 bulan pertama sambil mengerjakan thesis.

Tahun kedua PNS ini sepertinya saya mulai dengan agak suram karena sudah memasuki lingkungan ‘nyata’. dimana-mana rekan yang mengesalkan itu pasti ada. bos yang membuat kita ingin meninggalkan jejak hak sepatu kita di seluruh penjuru wajahnya juga pasti dimana-mana kita temui. tukang gosip yang nggak punya kerjaan itu di kantor manapun juga ada, cuma kalo di lingkungan PNS sepertinya jumlahnya semiliar lebih banyak dibanding di swasta. minimnya persaingan berdasarkan prestasi dan kepintaran itu dikantor PNS mana aja juga pasti ada. empowerment pegawai yang notabene bisa dibilang wrong man in the wrong place itu juga jamak dimana saja. Yang merasa sebal karena menjadi second line, pemain cadangan, atau bahkan tidak terlihat itu dimana-mana ada.

Jadi masalahnya bukan di saya. dan yang menderita macem saya juga bukan saya aja. banyak teman seprofesi saya baik di lembaga sama maupun luar lembaga saya yang jauh lebih menderita. Jadi sekali lagi masalahnya -seharusnya- bukan di saya. Saya toh masih beruntung. Sangat beruntung. Saking beruntungnya, saya terjebak dalam zona nyaman yang berbahaya.

Seperti kata haruki murakami: pain is inevitable, suffering is optional a.k.a sakit itu pasti, menderita itu pilihan. Salah satu teman saya yang cita-citanya pengen dapet nobel menterjemahkannya dengan analogi lain, gaji sedikit itu memang menyakitkan, tapi pilihannya mau menderita di jakarta atau di ambon?. Anehnya, saya tidak merasa sakit atau menderita. tapi tiba2 drop aja. bahaya banget ya zona nyaman ternyata.

Sebagian orang berharap remunerasi akan merubah segalanya. tapi sejak dulu saya memang tidak suka berharap. saya berharap semangat saya datang lagi sekarang, bukan pas remunerasi *udah keburu bodo saya*. Pacar saya bilang, saya sekarang agak tulalit dan gak semangat. katanya gara-gara keseringan liat sinetron *padahal saya cuma nonton amira doang itu juga gara-gara nemenin bu kost*. Padahal dulu pas masih aktip nontong jepang2an, suju-sujuan, snsd, 2pm dan variety show korea lainnya saya semangat dan hidup *trus saya jadi inget pelajaran bahasa jepang yang menguap entah kemana, masa-masa tidak produktif di kantor dan di rumah setengah bulan ini*. OmG! saya harus bangun.

Yang lain sudah terbang, saya masih bangun tidur T.T

Saya sangat ingat kata-kata farhan di 3 idiots: kalau teman kita gagal, kita sedih. tapi kalau teman kita lebih berhasil dari kita, kita jauh lebih sedih.

aall iz well, aall iz well. katanya rancho :D. kalo all too well jadi bego lama-lama. taken fromsharasqif.blogspot.com

Kurang lebih itu juga terjadi sama saya. Teman saya sukses. sangat sukses sesukses suksesnya sukses, sukses banget. apa yang dia raih adalah semua mimpi saya *mimpi saya banyak, tapi ini yang paling*. Kerjanya tidak beda dari saya. bedanya dia sudah beristri dan beranak *usia lebih muda dari saya*. Bedanya, selain faktor genetika superior *bukan masalah utama* dan faktor X lainnya, dia fokus. Dia fokus sejak dari kecil, dan terus menggenggam mimpinya. Pekerjaannya bukan karirnya. Dan dia terus melakukan itu. Sedih saya bukan karena iri. tapi karena sebenarnya saya bisa melakukan hal yang sama tapi tidak saya lakukan *pemikiran klasik orang gagal hiks*

Sudah ada dua orang pakar yang mengatakan hal yang sama, dan satu orang yang membuktikan bahwa your job is not your career. saya selalu lupa hal itu. selalu lupa. saya baru ingat ketika diberi sentilan oleh Allah. dan setelah itu saya lupa lagi. saya harus ingat kata-kata dosen saya yang juga mentor saya bahwa pilihan pekerjaan yang saya pilih berarti : a total suicide for my career and the growt of my science

oleh karena itu saya harus merapal mantra ini : your job is not your career, your job is not your career, your job is not your career, your job is not your career, your job is not your career, your job is not your career, your job is not your career, your job is not your career, your job is not your career, your job is not your career, your job is not your career, your job is not your career, your job is not your career, your job is not your career, your job is not your career,

AAAAARRRRRRRRRRRRRRRRGGGGGGGGGGGGGGGGGGGGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Stu*** cat

Baiklah anda menang kucing pesolek bodoh. anda menang. anda menang. sekali lagi anda menang. saya sedang asik membaca buku dan tiba-tiba seisi benak saya dipenuhi oleh pikiran-pikiran yang menertawakan kebodohan anda. menertawakan anda yang mencoba menyulut emosi saya namun tidak berhasil dan menertawakan betapa anda merasa paling pintar sedunia.

Anda menang karena sampai sekarang dipikiran saya masih terlintas betapa pendek dan betapa dangkal otak anda. Anda menang karena saya masih punya banyak hal lain yang harus dipikirkan namun yang sekarang terjadi adalah saya memikirkan jangan-jangan isi kepala anda adalah kotoran babi?

Kucing seperti anda sebaiknya mati saja sebelum kena batunya. apa maksud anda sok pintar dan sok menggurui saya. memangnya anda siapa. saya heran, anda tidak seperti kucing-kucing lain yang tidak begitu peduli pada cermin. tapi sebenarnya apa sih yang anda lihat di cermin itu tiap hari?

seharusnya bukan dari cermin anda berkaca. bercerminlah dengan jiwa anda, hati nurani anda apakah dibalik bulu-bulu anda yang anda sisir dan anda jilati setiap detik itu anda sudah benar-benar bersih. bicara dengan tuhan saja anda tidak pernah. alur hidup anda saja sudah anda bolak balikkan sampai anda sendiri bingung. memangnya anda tau siapa saya. sejauh apa saya berjalan?

Saya heran, anjing saja sudah pergi ke bulan. anda masih saja meributkan soal hal yang tidak substantif. Dasar kucing bodoh.

modem baru :D

Alhamdulillah punya modem baru lagi setelah kehilangan modem hari jumat lalu akibat keteledoran diri sendiri 😦

Sedih-sedihnya kehilangan modem biar saya rasakan sendiri, yang pasti saya udah dapat modem baru yang dengan sukses dibeli dari om mamung dengan harga miring *tengkiu ya om :D*

hidup tanpa modem sungguh menyusahkan. tiap malam nggak bisa ym-an sama mami papi di jogja. gak bisa skype-an sama pacar. dan yang paling susah banget dan membebani hidup adalah terbengkalainya game restouran city saya di FB :(( untung saya dah gak aktip maen mafia wars hehehe.

modem huawei E156G putih bundlingan XL baru-ku XD. sama persis sama modem ku yang ilang serinya. cuma modem lamaku warna item, tatonya logo operator three (3)

modem ini katanya bundling XL. bodinya aja di tattoo merk XL. bungkusnya juga XL banget. sebelum beli, saya udah browsing-browsing cara unlock modem GSM yang di bundling sama XL. saya nemu beberapa tapi kok harus bayar, harus imel harus donlot ini itu. trus saya ketemu sama satu web yang ngasih kode unlock gratis : http://a-zgsm.com/huawei.php?act=submit.

di situ masukin aja nomer imei modem terus calculate. langsung deh keluar kode unlock (NCK) sama nomer flash (nggak tau buat apaan). katanya masukin aja itu pas setting modem.

udah susah2 browsing dan donlot2 software buat unlock ternyata modem huawei E156G ini gampang banget unlocknya. bahkan saya nggak perlu masukin kode unlock apapun. caranya cuma dua langkah.

1. saya masukin kartu telkomselflash saya ke modem. trus saya colokin ke netbook. dia udah install sendiri langsung. trus begitu terinstall saya coba setting di tools –>option –>profile management —> new profile –> masukin kayak kita setting telkomsel flash biasa,
profile name:telkomsel flash;
apn: internet
access number *99#
user name+password : kosongin trus OK.
2. coba connect pake profile name telkomsel flash. pasti ada tulisan error 623 atau berapa gitu pokoknya dia bilang kalo modem ini udah di setting untuk kartu tertentu. gak bisa dipake untuk kartu lain. kalo udah ada itu di unplug aja. copot modem
3. Colokin lagi modem. ulangi proses diatas. langsung connect. gak perlu unlock-unlock hehehehehe

masih ada tulisan XL-nya di mobile partner. tapi koneksi udah pake telkomsel flash. gak masalah deh 😀

saya sampe heran, kok gampang gitu ya. apa sebenernya ini modem E156G bundling XL ini memang gak di lock ya?

hmmmmm..gak tau lah. yang penting sekarang bisa internetan lagiiiiiiiiii 😀 😀 😀 😀 😀

kecewa buku murakami *ato penerbitnya ya?*

kecewa dengan novelnya haruki murakami yang kafka on the shore hikss…
bukan karna ceritanya sih..kalo ceritanya memang tetep okey walo agak beda dengan dua karya murakami yang pernah saya baca sebelumnya yaitu norwegian wood dan the wind-up bird chronicle. Novel kafka ini tetep diisi dengan percakapan-percakapan dan dialog antar tokoh yang ringan, simple, tapi bermakana dan menyenangkan. kadang juga lucu hahaha..

ini dia kafka on the shore yang udah cetak lama tapi baru bisa beli setelah menyelesaikan tesiiisss!!!hahahaha

sama seperti novel sebelumnya, nuansa pengaruh barat pada novelnya si murakami ini berasa banget. mulai dari musik klasik barat, pemikiran barat dan penulis barat semua tersirat di seluruh badan novel. cuma entah kenapa yang kafka ini memang ras-rasanya pas baca kok agak surem kayak pas saya membaca tulisan franz kafka yang judulnya metamorfosis, yang tentang kecoa itu. Rasanya kok franz kafka banget ini novel. bukan cuma karna nama tokoh utamanya kebetulan bernama kafka. agak-agak bingung penasaran dan mendebarkan tapi nggak selese-selese.

akhirnya sampe di ending novel juga alurnya berasa nggak konklusif dan kayak belum selesai, sama kayak pas saya baca norwegian wood. sampai akhir, saya masih belum menemukan kaitan antara nakata dan kafka. juga peran sakura dan ibu guru si nakata yang kayaknya tempelan doang. hoshino juga tiba-tiba aja muncul. beda sama norwegian wood yang tokoh-tokohnya menurut saya lebih jelas dan nyata perannya terhadap si tokoh utama. di novel ini lebih banyak tokoh terlibat dan semuanya serba metafora dan imajinatif.mungkin kalau saya belum pernah baca karya-karya murakami sebelumnya yang memang agak berbau rusia *menurut saya* saya nggak akan ngerti.

Ya biarpun ‘agak beda’, tapi sama seperti novel murakami yang lain, secara keseluruhan novel yang ini juga tidak mengecewakan saya. juga nggak lepas dari paragraf-paragraf yang agak mesum. yang jelas dialog-dialog tokoh dan penggambaran karakter utamanya cukup memuaskan, meski kalau di satukan dalam satu kesatuan cerita jadi kayak ada yang kurang.

tapi mungkin ketidak mengertian saya akan konklusi novel ini disebabkan oleh ini!!!!!!

look closely to this picture.halamannya bolong2.blank pages: 540-541;544-545;548-549;552-553;556-557;560-561;564-565;568-569 buku berakhir pada halaman 597!!

Liat aja, buku yang saya beli dari gramedia, yang cetakan alvabet sastra ini pada ilang2 halamannya. too many blank pages in the last chapter of this book..
Mau protes gimana, soalnya belinya udah dua minggu lalu. baru sempat dibaca tiga hari lalu dan nggak ngebolak-balik halamannya. mo protes ke alvabet kok males *hehehe* akhirnya menggerutu aja dalam hati. mungkin nanti saya akan menelepon. tapi untuk apa?untuk minta ganti buku?kalo di tuker tempatnya jauh, kalo di gramed struknya dah ilang. kalo ke alvabetnya jauh bener di tangerang arrggggghhhhh…

ini adalah pengalaman pertama aku membeli novel ilang-ilang halamannya begini. besok lagi kalo aku beli mo tak buka aja plastiknya depan kasir.trus aku bolak-balik ngecek dulu, biar kalo ada blank pages bisa di tuker.
beuh..kalo gini kan jadi nggak ngerti siapa si johny walker ato kolonel sanders itu. kan ada di halaman2 yang blank ituuuu :((((

what a day

hari ini capek banget
pagi-pagi udah ke akad nikahan andi, ketemu sama MI sama mbak en ples ponakannya. Terus nunggu sampe acara resepsinya sampe jam

Sebenernya banyak yang bisa diceritain hari ini. mulai dari miris pas liat akadnya *dalam hati gw kapan??* sampe setengah hari jalan2 makan2 sama tika

tapi semuanya ilang gara-gara inget dosennya pacarku.
rasanya kalo ketemu pengen tak lempar mukanya pake duit koin limaratusan yang kuning itu.
heran deh maunya apa. padahal cowokku ya nggak bego. kenapa sidang digagalin, revisi terus2an gak kelar2.

pas aku cerita ke bapak tentang sidangnya dan omongan dosennya, bapakku aja bilang dosen yang begitu bagusnya digampar aja *haghaghag..rupanya beliau ikut emoji*

tiap kali ketemu MI sama mbak en pasti ditanya gimana progres studi pacar. ya gitu jawabannya selalu sama. selalu molor. ditanya kapan nikah juga mana eike tau

MI sampe prihatin dan nggak abis pikir sama universitas dan dosen pacarku. tadi dia membuat sebuah poin bagus pas aku cerita kalo dosennya pacar lagi di rumahsakit. katanya: ya itu mungkin kan karna mempersulit mahasiswanya.

MI bilang, kemungkinan dosen pacarku emang sudah nggak suka sama sama pacarku jadi nggak dilulus2in. Menurutnya adalah hal yang aneh karna kalo dia meluluskan mahasiswa kan yang untung dia juga. Dan lagi, menurut MI, nggak ada yang namanya mahasiswa bodo,  dan skripsi itu juga nggak ada yang 100% sempurna. “Orang cuma skripsi aja kok dipersulit, itu kan aneh,” kata MI

Menurut MI, dan kalo dipikir-pikir bener juga, kelulusan pacarku ini adalah kunci dari banyak persoalanku, pacarku dan keluarga kita. Gimana enggak, mau ngapa-ngapain ya harus nunggu itu ijazah. buka buat cari kerja doang. tapi kelulusan itu kan bukti tanggung jawab terhadap orang tua yang bayarin, wujud bahwa seseorang mampu memenuhi komitmennya melalui berbagai tempaan dalam satu program.

apa sih yang dicari dari mempersulit kelulusan mahasiswa tua yang usahanya udah jungkir balik?nama besar kampus?kebanggaan bisa semena-mena sama anak didik?4 semester doang buat skripsi masih kurang?

almarhum dan almarhumah ikan mas koki. sudah beratus nyawa ikan mas koki melayang ditangan pacarku demi penelitiannya. rest in peace ya para carassius auratus

MI sampe bilang, makanya dosen di tempat itu kan hidupnya gitu-gitu aja. .suka nyiksa orang kali..

MI yang menurutku adalah dosen yang moderat dan helpful ini berpendapat sekarang permasalahannya adalah bukan pada cowokku dan skripsinya, tapi pada apa maunya dosen itu.
kalo emang semua ini disengaja sama tu dosen,brarti dia udah menahan roda perjalanan hidup pacarku, keluarganya, aku dan keluargaku.
moga-moda perbuatannya yang nggak pantas, ditukar sama tuhan dengan rejeki berlimpah buat pacarku setelah lulus.amienn

huhhhh dasar dosen rombeng!